Kamis, 18 Agustus 2016

Panggilan Tertinggi (Yohanes 14:3)


Nas alkitab :

Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.


Kita sedang menantikan penggenapan janji Kristus untuk datang kembali dan menjemput milik-Nya agar dapat berada bersama-Nya. Sebagai umat Allah, kita hidup di dalam masa pertunangan, menantikan kedatangan Pengantin Laki-laki jiwa kita, Yesus Kristus. Adalah perjuangan kita, untuk dapat ikut ambil bagian di dalam pernikahan Sang Anak Domba (bandingkan dengan Wahyu 19:7).

Pengharapan apakah yang dimiliki pengantin perempuan dan pengantin laki-laki di bumi ini, jika mereka telah berhubungan dengan serius? Bahwa di dalam kasih dan kesetiaan yang murni, mereka akan senantiasa saling mendampingi. Berdasarkan kasih mereka, satu kepada yang lain, mereka akan semakin banyak menghabiskan waktu untuk bersama-sama dan akan berusaha supaya jangan sampai berperilaku yang tidak berkenan kepada yang lain, agar dapat senantiasa memupuk persatuan dan keserasian. Mereka menyibukkan diri mereka dengan kehidupan bersama mereka yang akan datang, dan dengan merencanakan ini, membuat mereka berada dalam kesukaan yang besar dan memberi semangat kepada mereka untuk membuat persiapan-persiapan yang diperlukan.

Banyak hal dari yang disebut di atas dapat dialihkan pada kehidupan kepercayaan kita. Yesus Kristus begitu besar kasih-Nya, sehingga Ia mengurbankan hidup-Nya untuk kita. Itulah sebabnya, kita ingin berpihak pada-Nya dengan kasih yang sejati. Kita berusaha untuk mentaati perintah-perintah-Nya (bandingkan dengan Yohanes 14:15) dan melepaskan segala sesuatu yang tidak berkenan kepada Dia, Yang Sempurna. Kita akan semakin berusaha untuk melepaskan diri kita sendiri dari apa yang dapat terus mengikat kita di bumi ini. Kita tidak melakukan ini demi keuntungan duniawi, tetapi agar dapat diperkenankan untuk hidup bersama Tuhan kita, di dalam persekutuan yang kekal. Kita berusaha untuk tumbuh ke dalam citra Yesus, “Sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah” (Efesus 4:13). Ia mengharapkan pertumbuhan ini dari kita, hingga saat Ia datang kembali untuk mengambil kita, ke tempat-Nya, supaya di tempat di mana Ia ada, kita pun boleh berada.

Memang, di dunia ini kita masih harus mengalami kesusahan dan jam-jam yang gelap, tetapi apabila kita mengingat masa depan kita yang menakjubkan, itu akan menghibur dan menguatkan kita! Oleh karena itu, marilah kita setiap hari menyibukkan diri kita dengan waktu kedatangan-Nya kembali untuk menjemput kita pulang, maka banyak kekawatiran akan lenyap, salib yang mungkin harus kita pikul menjadi lebih ringan dan semangat kita menjadi semakin besar. Panggilan kita adalah yang tertinggi yang dapat diperoleh manusia: untuk memiliki persekutuan dengan Tuhan di tempat, yang telah Ia persiapkan bagi milik-Nya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar